Banyuwangi – Dunia musik Banyuwangi kembali diwarnai oleh hadirnya bakat muda berbakat. Ines Meta, seorang siswi SMP, resmi merilis single perdananya berjudul “Cakrak Ungkal”. Lagu ini dirilis melalui kanal YouTube BWX Music ID dan mengusung genre khas daerah Banyuwangi, yaitu Kendang Kempul.
“Cakrak Ungkal” menghadirkan nuansa musik etnik yang kuat, dengan dominasi alat musik tradisional khas Osing. Ines Meta tampil penuh percaya diri membawakan lagu ini, dengan kualitas vokal yang matang meski usianya masih sangat muda. Lagu ini juga disertai video klip yang memperlihatkan budaya dan nuansa lokal Banyuwangi, memperkuat daya tariknya bagi pecinta musik daerah.
Rilis ini disambut hangat oleh warganet dan penikmat musik tradisional. Banyak yang memuji keberanian Ines Meta yang di usia belia sudah berani berkarya dan tampil membanggakan budaya sendiri. Genre Kendang Kempul sendiri adalah musik tradisional Banyuwangi yang memadukan irama dinamis dengan lirik-lirik berbahasa osing yang sarat makna.
“Tembange syahdu mbak Ines Meta,, tembang Banyuwangiane Sanyoto sae, eco temenan. Sukses kemawon kagem jenengan mbak Ines Meta, mugi-mugi manggih Bagiyo Mulyo kemawon kagem jenengan soho kluargane sedoyo. Sukses ugi kagem BWX Musik ID, mugi-mugi njih manggih Mulyo ( Lagunya syahdu mbak Ines Meta, lagu banyuwanginya semakin bagus, enak sekali, sukses buat mbak Ines Meta, semoga bahagia dan mendapatkan kemuliaan, red),” ujar salah satu penonton di kolom komentar video.
Putri dari pasangan Dwi Mastiko dan Erni Siswati ini tampil memukau dalam video klip “Cakrak Ungkal”, menunjukkan kemampuan vokalnya yang matang dan pembawaan penuh percaya diri meski usianya masih sangat muda. Penampilannya dianggap sebagai bukti bahwa musik tradisional masih diminati dan mampu dikembangkan oleh generasi muda.
Dwi Mastiko, ayah dari Ines, menyampaikan rasa bangganya terhadap prestasi putri mereka. Ia menegaskan bahwa keluarga akan selalu mendukung segala bentuk kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi bekal sukses di masa depan.
“Sebagai orang tua, kami tentu bangga. Harapan kami, apa yang dilakukan Ines bisa memberi manfaat, menginspirasi anak-anak lain, dan tentunya menjadi jalan kesuksesan ke depan,” ujar Dwi Mastiko.
Dengan hadirnya "Cakrak Ungkal", BWX Music ID juga semakin mempertegas komitmennya dalam mendukung dan mempopulerkan musisi lokal Banyuwangi, khususnya generasi muda yang mencintai seni dan budaya daerah.
Langkah Ines Meta yang juga masih tercatat sebagai siswi di SMPN 1 Cluring ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lain di Banyuwangi untuk tetap mencintai budaya sendiri dan berani mengekspresikan diri melalui karya-karya positif.
(rnh)