Laskar BP3RI Nasional Resmi Dilantik: Komitmen Tinggi untuk Kontrol Sosial dan Kesejahteraan Masyarakat

Banyuwangi, 4 Desember 2025 - Acara pengukuhan dan pelantikan Laskar BP3RI Nasional, bertempat di Wisata Seblang, Jln. Krajan Timur, Desa Krajan Timur, Padang, Kecamatan Singojuruh, berlangsung dengan sukses hingga selesai.

Turut hadir tamu undangan dari berbagai pejabat pemerintah, termasuk Bupati, Kapolres, Koramil, serta tokoh masyarakat, aktivis, media, dan keluarga besar BP3RI Pemantau.

Ketua Umum BP3RI, Sugeng Setiawan, S.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga marwah dan solidaritas organisasi. Ia memberikan pesan tegas kepada anggota baru mengenai pentingnya disiplin dalam mematuhi Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (ADRT) serta hukum yang berlaku. "Jika ada anggota yang melanggar, kami tidak akan memberikan peringatan. Langsung saya pecat, KTA dan seragam akan kami tarik," ujarnya dengan tegas.

Sugeng juga menegaskan bahwa anggota Laskar BP3RI diharapkan menjalankan tugas sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999, yang memberikan hak kepada masyarakat untuk melakukan kontrol terhadap pejabat negara. “Ketika ada kesalahan, kita tegur,” tambahnya.

Ia mengingatkan bahwa Laskar BP3RI bukanlah kelompok preman, melainkan organisasi terstruktur yang berlandaskan hukum. Sugeng mendorong anggota untuk menyelesaikan perbedaan melalui dialog, baik dengan media maupun LSM. “Kita harus bersatu dan tidak mencari kesalahan satu sama lain. Saran dan kritik harus disertai solusi yang konstruktif,” imbuhnya.

Sugeng menegaskan pentingnya peran Laskar BP3RI dalam memantau proyek-proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran miliaran dari pemerintah daerah Banyuwangi, terutama dalam hal pengairan, untuk memastikan semua pengerjaan sesuai dengan peraturan pembangunan.

“Dengan melakukan pemantauan yang ketat, kita bisa berperan aktif bersama penegak hukum. Media dan LSM harus bersatu untuk menjadi kontrol yang efektif, agar semua berjalan sesuai dengan tujuan kita,” tegas Sugeng.

Di akhir sambutannya, Sugeng mengharapkan agar Laskar BP3RI tidak hanya menjadi organisasi yang besar, tetapi juga berkontribusi nyata untuk masyarakat. “Ini adalah tantangan bagi kita semua. Mari kita jaga kepercayaan masyarakat dan berikan yang terbaik untuk daerah kita,” pungkasnya.

Acara pelantikan diakhiri dengan doa bersama sebagai wujud syukur keluarga besar Laskar BP3RI dan BP3RI Pemantau dalam menjalankan tugas kedepannya, serta fungsinya sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika.

(supri)